Welcome to Hakim Official!

Make sure to SUBSCRIBE Hakim Nurubay channel guys



SUBSCRIBE !

November 16, 2020

Artikel ini telah dikunjungi 541×


Apa itu CSS? Pengertian dan Fungsinya itu apaansih? Apakah ada Sejarahnya about CSS?


thumbnail

CSS atau Cascading Style Sheet merupakan aturan untuk mengatur beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman, tapi CSS berfungsi untuk memisahkan konten dari tampilan visualnya di situs.

CSS adalah bahasa yang berisi perintah-perintah digunakan untuk menjelaskan tampilan halaman website di dalam bahasa markup (HTML)

Fungsi utama dari CSS adalah untuk mendesain, memodifikasi, membentuk serta mengubah tampilan halaman dalam sebuah website.


Baca juga : Apa itu HTML? apakah HTML Punya Sejarah? apa Perbedaannya HTML dengan HTML5?


CSS bekerja didalam tag-tag <html> yang memberikan kesederhanaan tag html sehingga tampilan halaman website menjadi menarik dan juga menjadi lebih efisien.


Sejarah CSS

thumbnail

Awal muncul CSS (Cascading Style Sheet) setelah munculnya SGML (Standard Generalized Markup Language) pada tahun1970an, dan menjadi sebuah teknologi internet yang diresmikan oleh W3C (world wide web consortium) pada tahun 1996.

Format dasar dari CSS yang biasa digunakan oleh orang-orang merupakan ide dari Hakon Wium Lie dalam proposalnya yang berjudul Cascading HTML Style Sheet ( CHSS) pada tahu 1995 pada konferensi W3C (world wide web consortium) di Chicago, Illinois.

Setelah itu Lie mengembangkan standar dari CSS dengan temannya yang bernama Bert Bos.

Setelah diresmikan oleh W3C tahun 1996, di akhir tahun itu CSS level 1 resmi dipublikasikan pada bulan Desember. Proyek CSS level 1 ini juga didukung oleh programmer perusahaan ternama yaitu Microsoft yang bernama Thomas Reardon.

DomaiNesia

Dalam penetapan CSS level 1 yaitu bertujuan untuk mengurangi tag-tag baru pada Netscape dan Internet explorer, dimana keduanya bersaing mengembangkan tag-tag mereka sendiri untuk tampilan web.

pada CSS level 1 mendukung pengaturan seperti: Font, Warna, Text, Background dan elemen-elemen lainnya, Text atribut (seperti:spasi antar baris, kata dan huruf), posisi text, gambar, table, margin, border, dan padding.


Baca juga : Cara Membuat Website Sederhana Hanya dengan HTML dan CSS


Setelah itu standar CSS mengalami penyempurnaan-penyempurnaan dan terus dikembangkan hingga versi terbaru:

  • CSS level 2, disempurnakan oleh W3C pada tahun 1998, dimana terjadi perubahan pada format dokumen yang bisa ditampilkan di printer.
  • CSS level 3, pada level ini terjadi perkembangan dimana bisa menampilkan animasi warna dan 3D pada halaman website, dan fitur lain seperti: multiple background, drop-shadow, border-image, border-radius, CSS Object Model dan CSS-Math, untuk saat ini CSS level 3 menjadi yang terbaru.

Kelebihan CSS

Mudah bagi Anda untuk mengetahui mana website yang menggunakan CSS dan mana yang tidak.

Anda pasti pernah membuka website, tapi sesaat kemudian gagal loading dan malah menampilkan background putih yang didominasi teks hitam dan biru. Situasi ini menggambarkan bahwa CSS pada situs tersebut tidak dapat di-load dengan benar atau situs sama sekali tidak memiliki CSS. Umumnya, situs seperti ini hanya menerapkan HTML.

Sebelum menggunakan CSS, semua stylizing harus disertakan ke dalam markup HTML. Itu berati Anda harus mendeskripsikan semua background, warna font, alignment, dan lain-lain secara terpisah.

Dengan CSS, Anda dapat mengatur tampilan semua aspek pada file yang berbeda, lalu menentukan style, kemudian mengintegrasikan file CSS di atas markup HTML. Alhasil, markup HTML bisa lebih mudah di-maintain.

Singkatnya, dengan CSS, Anda tidak perlu mendeskripsikan tampilan dari masing-masing elemen secara berulang-ulang. Anda tidak membuang-buang waktu, kode yang digunakan pun lebih singkat, dan error dapat diminimalisir.

Karena opsi kustomisasi yang ada hampir tak terbatas, CSS memungkinkan Anda untuk menerapkan berbagai macam style pada satu halaman HTML.

CSS Style Internal, External, dan Inline

Aku akan membahas masing-masing CSS Style secara singkat.

CSS Style Internal diload setiap kali website di-refresh, dan kekurangannya adalah waktu loading semakin lama. CSS style yang sama pun tidak dapat digunakan di halaman lain karena sudah aktif terlebih dulu di suatu halaman. Namun di balik kekurangannya, CSS Style Internal memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya adalah kemudahan dalam sharing template untuk pratinjau (preview) karena CSS hanya ada di satu halaman.

External merupakan CSS style yang paling mudah dan tidak menyulitkan. Semuanya dilakukan secara eksternal pada file .css. Styling dilakukan di file terpisah, lalu terapkan CSS ke halaman mana pun yang Anda inginkan. Sayangnya, CSS Style External juga memperlama waktu loading.


Baca juga : Apa Perbedaannya antara CSS dengan CSS3?


CSS Style Inline menggunakan elemen spesifik yang memuat tag <style>. Karena setiap komponen harus di-stylize, maka Inline bukan metode yang tepat jika Anda ingin menggunakan CSS dengan cepat. Namun di sisi lain, hal tersebut mendatangkan keuntungan. Misalnya, jika Anda ingin mengubah satu elemen, atau menampilkan pratinjau dengan cepat, atau Anda tidak punya akses ke file CSS.

Kesimpulan

thumbnail

Berikut beberapa poin yang dapat disimpulkan dari article ini:

  • Ada tiga style di CSS, dan untuk menerapkan CSS di banyak halaman pada waktu bersamaan, gunakan External style.
  • Saat ini sudah banyak website yang menggunakan CSS. Hal ini dikarenakan CSS adalah salah satu bahasa markup yang diwajibkan ada.
  • CSS dibuat untuk dapat bekerja bersama dengan bahasa markup seperti HTML. Biasanya CSS digunakan untuk mengatur tampilan halaman.

Jika Kalian ingin Request membuat artikel, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah ini!
Sekian dari saya. Terima Kasih telah berkunjung ke artikel ini.
kunjungan anda adalah Tamu Kami!
Salam !DOCTYPE

Avatar
𝓗𝓪𝓴𝓲𝓶 Nurubay

I'm a beginner web programmer, and I like to learn new things, and my passionate is about Music. you can subscribe to My YouTube Channel Hakim Nurubay. Thank you for you guys who have subscribed My YouTube Channel, and I'm glad for it. Greetings !DOCTYPE


6 Rekomendasi Aplikasi Edit Foto Terbaik dan Terbaru untuk Smartphone Tahun 2021


Berikut ini 6 rekomendasi aplikasi edit foto terbaik yang bisa Kalian coba
Read More


Apa itu HTML? apakah HTML Punya Sejarah? apa Perbedaannya HTML dengan HTML5?


Hypertext Markup Language adalah bahasa markah standar untuk dokumen yang dirancang untuk ditampilkan di peramban internet.
Read More


Apa itu Bootstrap? Pengertian dan Fungsinya itu apaansih?


Bootstrap adalah kerangka kerja CSS yang sumber terbuka dan bebas untuk merancang situs web dan aplikasi web.
Read More


Apa itu SEO? Pengertian, Cara Kerja, Fungsinya apa?


SEO atau Search Engine Optimization adalah usaha-usaha mengoptimasi website untuk mesin pencarian.
Read More


Flag Counter

ads

ads



DomaiNesia

Related Posts


posts

Pengertian dan Cara Menggunakan Bootstrap

Seperti yang kalian ketahui Bootstrap adalah kerangka kerja CSS yang sumber terbuka dan bebas untuk merancang situs web dan aplikasi web.

Lihat

posts

Cara Membuat Website Sederhana Hanya dengan HTML dan CSS saja!

seperti yang kalian ketahui HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. kalian di sini akan melihat tutorial membuatnya.

Lihat

posts

Cara Embed Website ke halaman Website Sendiri Responsive

Kalian ingin meng-Embed sebuah website ke halaman website Kalian sendiri, dan Kalian tidak tahu cara membuatnya? di sini saya akan memberi tahu caranya meng-Embed Website

Lihat

posts

Cara Embed Video YouTube AutoPlay Terbaru ke halaman Website Sendiri Responsive

Kalian ingin meng-Embed video YouTube kalian ke sebuah halaman website? dan juga ingin membuatnya AutoPlay? Yuk Sini saya beri source code nya!

Lihat